melihatnya kau akan berkata, "Ia sangat cantik dan menawan."
8 Pertanda jika si dia adalah Jodohmu...
Rahasia sepasang kekasih agar dapat memiliki usia hubungan yang panjang adalah dengan adanya saling kerjasama. Kamu dan dia selalu dapat saling membantu, dalam urusan yang sepele atau menghadapi masalah besar. Paling penting adalah kamu berdua selalu dapat melalui segala aspek kehidupan secara bersama-sama. Dan semuanya terasa amat menyenangkan meskipun tanpa harus melibatkan orang lain. Apakah kamu sudah merasakan perkara tersebut?
Salah satu kriteria yang menentukan sesuai atau tidaknya dia sebagai jodoh kamu atau bukan adalah kemampuannya bersikap bersahaja didepan kamu. Seseorang pasti ingin selalu tampak perfect dihadapan pasangannya. Coba sekarang perhatikan, apakah gerak-geriknya, caranya berpakaian, gaya rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya menunjukan apa adanya? Apakah setiap ucapannya selalu tampak spontan dan tidak dibuat-buat?
Adanya derita batiniah membuat hati kamu berdua dapat selalu saling tahu. Dan bila kamu atau si dia dapat saling membaca fikiran dan menduga reaksi serta perasaannya satu sama lain pada situasi tertentu. Selamat! sebenarnya dialah orang yang kamu cari...
Bersamanya dapat membuat perasaan kamu menjadi tenang, tentram dan tanpa perasaan tertekan. Berjam-jam bersamanya, setiap waktu dan setiap hari tanpa membuat kamu merasa bosan... Inilah pertanda bahwa kamu berdua kelak akan saling terikat.
Dia selalu ada untuk kamu dalam situasi apapun. Dan dia selalu dapat memahami situasi dalam hati kamu baik dalam suka dan duka. Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang-surut, suka-duka saat bersama. Sekarang, ingat-ingat kembali. Apakah dia orang pertama yang datang memberi bantuan tatkala kamu dirundung musibah? Dia selalu faham saat emosi kamu terganggu? Dia tahu keadaan waktu anda sakit? Jika ya, tak salah lagi. Dialah orangnya...
Dia tak terlalu peduli dengan masa lalu keluarga kamu, dia tak peduli dengan masa lalu kamu saat bersama kekasih terdahulu. Dia juga tak malu-malu menceritakan masa lalunya... Nah, kalau begitu ini bisa berarti dia sudah siap menerima kamu seadanya..
Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan kamu tak malu-malu perlihatkannya pada doi. Bahkan pada saat kamu tampil 'buruk' didepannya sekalipun, misalnya saat kamu bangun tidur atau saat kamu sakit dan tak mandi selama dua hari. Ataupun menceritakan sejujurnya kepada kamu tentang kelemahan dan kekurangannya...
Bila merasa rahasia kamu bisa lebih selamat ditangannya dari pada ditangan sahabat-sahabat kamu yang lain. Atau kamu merasa sudah tak dapat lagi menyimpan rahsia apapun darinya, maka berbahagialah! Karena ini berarti pasangan sejati telah kamu ketemu!!!!!
Pisceans possess a gentle, patient, malleable nature. They have many generous qualities and are friendly, good natured, kind and compassionate, sensitive to the feelings of those around them, and respond with the utmost sympathy and tact to any suffering they encounter. They are deservedly popular with all kinds of people, partly because their easygoing, affectionate, submissive natures offer no threat or challenge to stronger and more exuberant characters. They accept the people around them and the circumstances in which they find themselves rather than trying to adapt them to suit themselves, and they patiently wait for problems to sort themselves out rather than take the initiative in solving them. They are more readily concerned with the problems of others than with their own.
Their natures tend to be too otherworldly for the practical purposes of living in this world as it is. They sometimes exist emotionally rather than rationally, instinctively more than intellectually (depending on how they are aspected). They long to be recognized as greatly creative. They also dislike disciple and confinement. The nine-to-five life is not for them. Any rebellion they make against convention is personal, however, as they often times do not have the energy or motivation to battle against the Establishment.
Pisceans tend to withdraw into a dream world where their qualities can bring mental satisfaction and sometimes, fame and financial reward for they are extremely gifted artistically. They are also versatile and intuitive, have quick understanding, observe and listen well, and are receptive to new ideas and atmospheres. All these factors can combine to produce remarkable creativity in literature, music and art. They may count among their gifts mediumistic qualities which can give them a feeling that their best work comes from outside themselves, "Whispered beyond the misted curtains, screening this world from that." Even when they cannot express themselves creatively they have a greater than average instinct for, and love of, beauty in art and nature, a catlike appreciation of luxury and pleasure, and a yearning for new sensations and travel to remote, exotic places.
reff:
Sobat muda muslim, banyak di antara kita yang kepengen masuk surga, tapi diminta untuk shalat aja susahnya setengah mati. Banyak juga di antara kita yang pengen dapetin surgaNya, tapi diminta untuk taat dan patuh sama ajarannya aja ogah. Itu sih sama artinya ngarepin dapet uang pensiun tapi tanpa kerja selagi usia produktif. Lucu dan aneh banget kan?
Pengen masuk surga tapi tanpa beriman dan tanpa beramal shaleh, kira-kira mungkin nggak? Mimpi kali ye!
Ini sedikit renungan aja buat kita semua. Semoga kita mulai berbenah dalam hidup ini. Mumpung masih muda. Selagi mudah untuk melakukan berbagai amal kebaikan, jangan sia-siakan waktu kita. Kita bisa berbuat lebih banyak. Karena kita nggak pernah tahu kapan kita dijemput oleh Malaikat Ijrail untuk menghadap Allah SWT dan mempertanggung-jawabkan perbuatan kita selama di dunia. Mumpung masih ada waktu, sebisa mungkin kita mengumpulkan banyak amal baik untuk bekal di akhirat kelak.
Rasulullah SAW telah bersabda : "Bersegeralah menunaikan amal-amal kebajikan. Karena, saatnya nanti akan datang banyak fitnah, bagaikan penggalan malam yang gelap gulita. Betapa bakal terjadi seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman, di sore harinya ia menjadi kafir. Dan seseorang yang di waktu sore masih beriman, keesokan harinya menjadi kafir. Ia menjual agamanya dengan komoditas dunia." (HR. Bukhari dan Muslim).
Semoga kita semua dimudahkan oleh Allah Ta'ala untuk melakukan amalan yang baik sesuai ajaran Islam. Ditanamkan dalam hati kita untuk gampang menerima kebenaran dan mengamalkannya. Semoga.

Setiap orang ingin mempunyai pasangan dalam setiap keadaan, baik itu senang ataupun susah. Ada sebagian orang yang mencari dan mendapatkan pasangan yang diinginkannya, namun banyak juga orang yang tidak memperoleh sesuai dengan yang didambakannya selama ini. Dilain pihak tanpa diduga dan tidak dicari beberapa orang memperoleh pasangannya. Terkadang aneh ya..? tapi inilah kehidupan.
berbeda.
kebahagiaan adalah tujuan utama manusia.
Mati - matian bekerja banting tulang untuk uang dan memenuhi kebutuhan hidup agar apa? BAHAGIA. Ada orang yang cukub berbahagia hanya dengan 500 rupiah, namun ada pula dengan 500 juta rupiah. Hal ini tergantung pada menyikapi kehidupan. Begitu pula dengan cinta pada pasangan, ada yang bahagia dengan pasangan yang berwajah cantik/cakep.
Tapi selama anda bahagia dengan siapapun yang ada disamping anda, maka dia juga berhak untuk dibahagiakan (oleh anda sebagai pasangannya) dan itu sudah CUKUP.

Jujur saja, kalimat ini begitu kena banget (khususnya kepada saya sendiri). Gimana nggak, kadang seringnya di antara kita ngisi kotak amal di masjid dengan uang recehan. Makanya, kalo pas kotak amal diedarin ke jamaah yang duduk berderet rapi di shaf-nya masing-masing suka terdengar bunyi nyaring tanda uang recehan jatuh menimpa benda keras (apalagi kalo kotaknya terbuat dari kaleng, lebih keras bunyi gemerincingnya).
Mungkin uang itu pecahan seratus, lima ratus, atau seribu rupiah yang logam. Tapi bukan berarti nggak boleh beramal dengan jumlah seperti itu. Jika ikhlas, insya Allah dapet pahala juga dong. Begitu pun sebaliknya, meski yang dimasukkin pecahan lima puluh ribu tapi nggak ikhlas kan sayang juga ya? Mendingan ngasih lima puluh ribu dan ikhlas kan? Hehehe.. itu sih, bagus banget atuh ya.
Terlepas dari nilai "ikhlas", kita coba renungkan aja dikit ya, betapa kita masih merasa "pelit" untuk bersedekah. Padahal itu buat kita juga amalannya di sisi Allah. Tapi, kita harus merasa "royal" kalo jajan or belanja di mal. Bawa uang 50 ribu rupiah aja serasa masih kurang. Iya nggak? Kalo saya pernah ngerasa demikian. Astaghfirullah…
Semoga kita, bisa seperti Abdurrahman bin 'Auf dan sahabat Rasul lainnya yang seperti nggak sayang sama harta. Mereka sedekahkan hartanya untuk urusan di jalan Allah dengan sangat banyak (menurut kita).
Seperti PISCES pada umumnya.... imaginative & sensitive, compassionate & kind, selfless & unwordly, intuitive & sympathetic
Subscribe to
Comments [Atom]